Buku ini berisi tentang dari kemerdekaan sampai agresi militer belanda II, aktivitas A.H. Nasution di kepurun, klaten, aktivitas gerilya A.H. Nasution di bor, kulonprogo, penarikan tentara belanda dan kembalinya ibukota Republik Indonesia ke yogyakarta
Buku ini membahas tentang hak-hak konstitusional dalam konsep wawasan kebangsaan dan pemaknaannya dalam pendidikan, Konstituante : perjuangan menuju pemerintah konstitusional di Indonesia , Negara Pasundan tahun 1947 : uji coba ide politik federal di Jawa Barat, Arsip dan Sejarah masa Revolusi.
Buku ini membahas tentang kearah sejarah pemikiran Islam diAsia Tenggara : sebuah pelancongan bibliografi, Ulama di Indonesia pada akhir abad XIX dan awal abad XX, Kesultanan Palembang menghadapi Belanda serta masuk dan perkembangannya Islam didaerahPalembang, politik dan perdagangan di Lombok abad XIX.
Dalam buku ini membahas tentang surat-surat perdjandjian antara keradjaan Bali /Lombok dengan Hindia Belanda 1841-1938
Buku ini membahas tentang latar belakang naskah pohon perhimpunan peri perjalanan, latar belakang pulau tujuh, masyarakat pulau tujuh pada naskah pohon perhimpunan peri perjalanan,
Buku ini membahas tentang api yang membangun kampung , Sumba dan Tarung : Lanskap sosial budaya , on the subject of umma, rumah dan proses : pertumbuhan dan dinamikanya, refleksi ; tarung, kontinuitas dan transformasi budaya.
Buku ini membahas tentang api yang membangun kampung, Sumba dan Tarung : Lanskap sosial budaya, On the subject of umma, rumah dan preoses : pertumbuhan dan dinamikanya, refleksi : tarung,kontinuitas dan transformasi budaya.
Buku ini berisi tentang raja,priyayi dan VOC, Jatuhnya Danureja, Kejayaan dan reruntuhan Arya Purbaya, perang babak pertama, perang babak kedua, Babad
Buku ini berisi tentang sejumlah tokoh Indonesia dalam suatu liputan yang beragam pandangan atau kutipan ucapannya, di samping biodata
Buku ini membahas tentang Palembang selayang pandang, Relasi orang Melayu dengan orang Cina dan orang Arab di Palembang, Arsitektur bangunan dan motif kain songket tradisional Palembang sebagai bentuk akulturasi budaya.