Buku ini membahas tentang Yogyakarta, wisata sejarah dan budaya, wisata museum, wisata kuliner, wisata belanja, atraksi wisata dan upacara adat,
Buku ini membahas tentang diujung barat pulau Jawa, Batara tunggal leluhur orang Badui, berkunjung ke tangtu, Nyi Pohaci Syang Asri Sang Dewi Padi, mengenal Ngahuma orang Badui, diantara hamparan pasir dan rimbunnya pepohonan.
Deciphering Life Interwined Between Walls : Introducation, Market Place, Mosques, Tombs, Theater Street, Allrys and Passages, Traditional Houses, Architecture Of Bizareries, Shophouses, Life Containing Walls, Floors and Grounds, Porches and Eaves, Door and Gates, Windows, Reweaving Wall into Lives : An Epilogue after Disaster
Buku ini membahas tentang asimilasi kota Palembang; Sebuah Metamorfosis kronologis, asimilasi masyarakat pendatang di kawasan Jakabaring, pengaruh keragaman etnis di Jakabaring terhadap pembangunan seberang Ulu Palembang.
Buku ini membahas tentang isi sejarah Banten , Tinjauan sejarah, catatan-catatan atas bagian legenda sejarah Banten, Ciri pokok penulisan sejarah Jawa
Buku ini membahas tentang isi sejarah Banten, tinjauan sejarah, catatan-catatan atas bagian legenda sejarah Banten, ciri pokok penulisan sejarah Jawa.
Gambaran Umum, Kenampakan Alam, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, Kebudayaan
Buku ini membahas tentang gambaran umum situs Banten Lama, sejarah pemanfaatan Situs; manfaat untuk penelitian dan pendidikan, untuk tujuan keagamaan, untuk pariwisata, konflik pemanfaatan; sumberdaya yang diperebutkan, aturan yang menjadi rujukan perundang-undangan dan kebijakan, model pengelolaan; gagasan awal,prinsip dasar pengelolaan, implementasi .
Buku ini membahas tentang latar belakang naskah pohon perhimpunan peri perjalanan , naskah pohon perhimpunan peri perjalanan sebagai bagian dari karya sastra Melayu, Raja Ali Kelana, latar belakang Pulau Tujuh, masyarakat pulau tujuh pada naskah pohon perhimpunan peri perjalanan.
Buku ini berisi tentang Mesir ke Cambay, Cambay ke Sri Langka, Bengal ke Indonesia, Cina ke Kalimantan, Nusantara, Malaka, Francisco Rodrigues