Buku ini membahas tentang surat-surat Kartini dari tanggal 25 Mei 1899 sampai tanggal 7 september 1904 untuk teman-teman Kartini terutama orang-orang Belanda.
Buku ini berisi tentang Perjuangan Panglima Besar Sudirman, Sekitar Perang Kemerdekaan 1948-1949, Suasana Gerilya Jenderal Sudirman Di Beberapa Daerah Di Jawa Timur
Buku ini berisi tentang Mengikuti Jejak Pangsar Jenderal Soedirman Pahlawan Pembela Kemerdekaan 1916-1950, Faktor Sejarah, Soedirman Kecil Dan Masa Remaja, Doedirman Sang Pandu Dan Guru, Dari Guru Ke Dunia Militer, Memimpin Pertempuran Ambarawa, Soedirman Terpilih Menjadi Panglima Besar Tentara, Perang Kemerdekaan I, Perintah Siasat No. 1/1948, Perang Kemerdekaan II, Soedirman Memimpin Perang G…
Buku ini membahas tentang ramalan Sultan Swargi, tolak jadi Sultan, akibat insiden Tegalreja, mulai gondol kemenangan pertama, pergulatan di Pleret, pangeran Dipanegara luka parah, perlawanan didaerah Rembang, Sentot jadi momok Belanda, masa suram, pangeran Mangkubumi tinggalkan barisan, pangeran Djajakusuma dibunuh setjara kedjam, akal bulus Belanda.
Buku ini membahas tentang memahami sosok Hartini, kehidupan awal, perkenalan dengan Sukarno, perkawinan dengan Sukarno, mahkota istana Bogor, dalam kemelut politik, teman setia Sukarno, akhir sebuah pengorbanan, menjadi janda Sukarno.
Buku ini membahas tentang selamat jalan kekasih Allah, kita kehilangan identitas kiai, agama dalam tanda tanya, cokelat cinta untuk generasi muda, agama dan persoalan lingkungan, pesantren dan hegemoni budaya, cara terbaik untuk memahami dan menjalani kebhinekaan, demokrasi sejati dan analisir penghambat, sop dan sufi.
Buku ini membahas tentang kebiasaan sehari-hari KH. Ahmad Dahlan, kebiasaan sehari-hari KH. Hasyim Asy'ari.
Buku ini membahas tentang pelurusan sejarah Indonesia, pengembangan historiografi, rekontruksi sejarah, tokoh dalam kemelut sejarah
Buku ini membahas tentang si jaran kore, datangnya dua Abendanon, gagal ke Belanda, Ayunda menikah, wafatnya Kartini, emansipasi perempuan, Kartini dan agama, kemerdekaan dimata Kartini, menolak Feodalisme, kenapa harus Kartini, jejak perjuangan.