Buku ini berisi tentang keadaan di bali pada masa pendudukan jepang (1942-1945), keadaan di Bali sesudah Proklamasi Kemerdekaan, perjuangan di daerah, keadaan di Bali menjelang akhir revolusi fisik
Buku ini membahas tentang silsilah raja-raja, keadaan para raja kerajaan Majapahit, DEmak Bintara dan Pajang, kerajaan Mataram di kraton Kota GEDE, Kerajaan Kartasura Hadiningrat, negara Surakarta Hadiningrat sejak tahun 1670 Jawa atau 1745 masehi, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
buku ini berisi tentang profil kebudayaan Lumajang, monumen, seni dan budaya,
Buku ini membahas tentang kisah-kisah kraton Mataram, kisah para raja Kraton Mataram Budha, kisah para raja kraton Medang, kisah para raja kraton Kahuripan, kisah para raja Kediri, kisah para raja kraton Singosari, sejarah berdirinya kerajaan Majapahit, Majapahit sebagai kerajaan Nasional, geografi kependudukan Majapahit, sistem pendidikan nasional Majapahit, Gajah Mada dipanggung politik nusan…
Buku ini membahas tentang keadaan masyarakat Jawa Kuna, peranan pasar dalam kegiatan ekonomi, peranan pasar dalam kegiatan sosial.
Buku ini berisi tentang prasejarah, zaman kuno (abad I-1500), zaman baru (1500-1800), abad ke XIX (1800-1900), zmzn kebangkitan nasional 91900-1942), zaman pendudukan Jepang (1942-1945), zaman kemerderkaan (1945-1945)
Buku ini membahas tentang kraton, melacak paradigma kraton,masjid pathok negara, Pathok negara dalam konteks spasial kerajaan Mataram, arsitektur pathok negara, konsep dan realita.
Buku ini berisi tentang prasejarah, zaman kuno (abad I-1500), zaman baru (1500-1800), abad ke XIX (1800-1900), zaman kebvangkitan nasional (1900-1942), zaman pendudukan Jepang (1942-1945), zaman kemerdekaan (1945-1945)
Buku ini berisi tentang prasejarh, zaman kuno (abad i-1500), zaman baru (1500-1800), abad 19 (1800-1900), zaman kebangkitan nasional (1900-1942), zaman pendudukan Jepang (1942-1945), zaman kemerdekaan (1945-1975)
Buku ini membahas tentang pernyataan-pernyataan yang diabaikan, raja dan kerajaan yang merdeka di Indonesia antara 1850-1910,dari debu sebuah taufan penghancran patung-patung, sebuah kadens oleh Colijn, negar-negar pribumi dinusantara timur,citra yang hampir terbalik.