Buku ini membahas tentang pernyataan-pernyataanyang diabaikan, Raja dan kerajaan yang merdeka di Indonesia antara 1850-1910, dari debu sebuah taufan penghancuran patung-patung, sebuah kadens oleh Colijn, negara-negara pribumi di nusantara Timur, citra yang hampir terbalik.
Buku ini membahas tentang masa kegelapan dan masa terang benderang, Yamin dan Hamka, jejak nasionalis Indonesia mencari masa lampaunya, historiografi Jawa mengenai periode kolonial studi kasus, pikiran Islam dan tradisi Melayu, citra Majapahit dala tulisan Jawa dan Indonesia kemudian pandangan arung palakka tentang desa dan perang, pesona Revolusi.
Buku ini membahas tentang ibukota Mataram berpindah ke Jawa Timur, Mataram dibawah kekuasaan Raja Dharmawangsa, Airlangga dinobatkan menjadi Raja, Raja Airlangga membagi kerajaan menjadi dua, kerajaan Janggala dan Panjalu, Kameswara sebagai Raja kediri, berakhirnya kerajaan Panjalu.
Buku ini membahas tentang tatanan politik, tatanan religius, tatanan sosial ekonomi, tatana ilmu pengetahuan, karya seni; Puncak kejayaan seni arsitektur Mesir, seni lukis dan seni pahat, seni sastra
Buku ini membahas tentang awal mula berdirinya kerajaan Tarumanegara, sumber-sumber. kehidupan masyarakat dan agama, sejarah peradaban Sunda setelah Tarumanegara, kerajaan Sunda menjelang kedatangan pengaruh Islam.
Buku ini berisi tentang keadaan Daerah Istimewa Yohyakarta pada akhir abad 19, keadaan di Daerah Istimewa Yogyakarta dari tahun 1900-1928, keadaan di daerah dari tahun 1928-1942
Buku ini berisi tentang hasil akhir keadan Daerah Jambi pada masa pendudukan Jepang 1942-1945, keadaan di daerah Kambi sesudah Proklamasi Kemerdekaan, perjuangan di daerah Jambi, keadaan di daerah Jambi menjelang akhir Revolusi Kemerdekaan (Revolusi Fisik)
Buku ini membahas tentang Sriwijaya pada masa awal, letak Sriwijaya yang strategis, Sriwijaya sebagai pusat ilmu,agama dan cahaya budaya Asia Tenggara, struktur kerajaan Sriwijaya, bentrokan antara Sriwijaya dengan kerajaan Dharmawangsa, Sriwijaya dan hubungan dengan Kerajaan Colamandala, Sriwijaya dan karya seninya, masa akhir dan keruntuhan kerajaan Sriwijaya.
Buku ini membahas tentang Bali pada Zman Prasejarah, Bali pada zaman Raja-Raja , keadaan pemerintahan, susunan masyarakat, kehidupan keagamaan , hasil seni sastra,tari dan kesenian lainnya, keadaan ekonomi dan perdagangan.
Buku ini berisi tentang keadaan di daerah Sumatera Utara pada akhir abad XX, keadaan di daerah dari tahun 1920-1928, keadaan di daerah dari tahun 1928-1942