Buku ini membahas tentang lukisan Ibukota Palembang
Buku ini membahas tentang penulisan sejarah Jawa
Buku ini membahas tentang proses terbentuknya kola Lama, batas-batas kota lama, daerah orang Eropa, kampung Arab, daerah Pecinan, usaha-usaha untuk melestarikan kota lama.
Buku ini membahas tentang catatan tentang ukuran, cuaca Frankenstein, pompeii di timur, zaman es kecil, cuaca akhir dunia ini, maut biru di Benggala, tujuh kesedihan Yunan, taman kutub, tsunami es dipegunugan Alpen, Kelangan pangan lain di Irlandia, masa sulit di Monticello.
Buku ini membahas tentang sumber sejarah dan arkeologi, Kotawaringin teritori dinasti Banjar, pemerintahan kerajaan KOtawaringin, perdagangan dan pertumbuhan kota, peradaban pesisir diwilayah Periferik, relasi kultural hulu dan hilir.
Buku ini membahas tentang Makasar ibu kota kerajaan Makassar, Makasar dalam peralihan, Makassar sebagai mata rantai pergolakan nusantara, determinasi waktu dan tempat kehadiran Makasar dalam menyejarah.
Buku ini membhas tentang melihat Papua dari perspektif genetik, tanah Papua: daerah RI ujung timur, persebaran penduduk Papua, keanekaragaman kultural ditanah Papua, Papua dalam dinamika sejarah kontemporer.
Buku ini membahas tentang gambaran umum kabupaten Pinrang, Latar sejarah : penduduk awal,masa kerajaan,masa penjajahan Belanda,masa Jepang sampai Kemerdekaan,lahirnya kabupaten Pinrang, kerajaan Sawito, kerajaan Batulappa, kerajaan Letta dan Tondo Bunga, kampung Bonging ponging, Suppa tanah Dewata, dll
Buku ini membahas tentang gambaran umum pulau Sumatra, penduduk pulau Sumatra, perkampungan, bangunan, perangkat rumah tangga dan makanan, agrikultural dan bahan pewarna, buah,bunga dan tumbuhan medis, binatang, produksi flora pulau sumatra sebagai komoditas perdagangan, komoditas pertambangan, komoditas dari binatang dan komoditas impor, seni dan manufaktur, teknik pengobatan, ilmu pengetahuan…
Buku ini membahas tentang dunia bangsa Eropa, dunia Maluku Pusat, dunia Maluku pinggiran, perjumpaan dua dunia pada abad XVI, persaingan bangsa Eropa dan dualisme Maluku, kompeni sebagai ayah, rakyat Maluku sebagai anak, nuku dan pemulihan dunia Maluku.