Buku ini berisi tentang Gresik bercerita kisah-kisah kearifan lokal Gresik tempo dulu
Buku ini membahas tentang Semarang dulu,kini dan nanti, Semarang riwayatmu dulu, batas kota lama Semarang, jaringan jalan, bangunan keamanan atau militer, bangunan keagamaan, bangunan perekonomian, bangunan kesenian.
Buku ini berisi tentang istana Dewa pulau Dewata, bangunan puri sebagai acuan : Penataan pelebahan Puri Agung di Bali, puri Klungkung, Mengwi, Gianyar, Karngasem, Amlapura dan Ubud, puri dalam perjalanan sejarah politik Bali abad ke 14-19, makna puri pada masyarakat Bali , puri antara dunia Dewa-dewa dan manusia.
Jurnal of the Malayan Branch Royal Asiatic Society volume xxxi part 2 june 1958, The Nanhai trade a study of the early history of Chinese trade in the South China Sea.
Buku ini berisi beberapa catatan tentang kerajaan Lamuri, Museum situs Lamuri, konsep museum situs Lamuri.
Buku ini berisi siapa Teungku Fakiyah?, berjuang gerilya, ulama wanita Aceh, membentuk badan amal sosial, Benteng pertahanan Wanita, Teungku Fakiyah naik haji, Tutup Usia.
Buku ini berisi situs dan lingkungannya Gua Pawon diantara penambangan dan pelestarian, pemberdayaan masyarakat sebagai pertanggungjawaban sosial arkeolog, permukiman bertradisi megalitik disitus Serampang Rawa Sragi Lampung, tinggalan arkeologi dalam kaitannya dengan sejarah pemukiman etnis Lampung di Cikoneng Banten, dll
Buku ini berisi pahlawan Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid: Gus Dur dan bangsa Indonesia, darah biru pesantren, menjadi orang nomor satu di Indonesia,dll, H. Moehammad Soeharto; Soeharto dan bangsa Indonesia, keluarga dan latar belakang pendidikann berkuasa diRepublik Indonesia, dll
Buku dalam bahasa Jepang tentang kombinasi sisi biografis seorang pemimpin dengan kemampuan teknokratiknya mewujudkan Indonesia maju,
Buku ini berisi kombinasi sisi biografis seorang pemimpin dengan kemampuan teknotratisnya mewujudkan Indonesia maju, Bantaran kali Anyar membentuk karakter kerakyatan, dua garis kehidupan keturunan dan pasangan hidup, masuk kepanggung kehidupan politik yang keras, menahkodai bahtera bangsa, dll